Hidup itu seperti Music. Ada yang dimainkan secara solo
seperti piano, gitar, atau instrument lainnya. Tapi juga dapat dimainkan secara
bersama yaitu dalam sebuah orchestra atau simponi sehingga menghasilakan suatu harmoni
yang enak di dengar dan merdu. Hidup juga seperti itu. Ada yang masih single
ada yang berkeluarga, ada yang berkomunitas. Saat single pun dapat menghasil bunyi
yang indah demikian juga ketika berkeluarga atau berkelompok ada harmonisasi
yang indah.musik juga ada berbagai nada yang dibunyikan.
Ada nada rendah, nada tinggi, nada mayor, nada minor. Dalam hidup
kita juga kita menemui orang orang dengan berbagai karakter. Ada yang menyenangkan dan ramah tapi ada juga yang menjengkelkan dan
menyebalkan, ada yang membawa dampak positif tapi ada juga yang membawa dampak positif.
Dalam music juga ada berbagai lagu yang dapat dimainkan dengan berbagai versi.
Klasik, dangdut, pop, jazz, rock dan masih banyak lagi. Kita dapat membagikan ini
kepada teman teman, bahwa hidup itu penuh warna. Tidak semua lagu nya enak didengar,
tidak semua instrument memainkan nada rendah saja, tapi semuanya bercampur.
Bagaimana supaya music kita menjadi indah itu tergantung
pada siapa yang menjadi dirigen dalam hidup kita. Siapa yang mengarahkan
hidup kita akan sangat menentukan bagaimana ‘bunyi’nya. Kalau kita mau hidup kita menjadi sebuah alunan
usic yang merdu dan enak didengar, maka kita harus hidup dekat dengan Sang
Dirigen Hidup yaitu Tuhan kita Musik sudah bukan menjadi sesuatu yang
asing saat ini. Seni yang identik dengan nada, irama dan keharmonisan suara seolah
kini sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Berbagai genre music hadir dan tercipta
untuk menemani dan memberikan warna dalam hidup. Secara sadar atau pun tidak
music mampu mempengaruhi suasana hati pendengarnya. Karena music mempunyai kemampuan
mendamaikan hati yang gundah, memiliki terapi rekreatif juga mampu menumbuhkan jiwa
patriotisme. Musik dapat membangkitkan semangat.
Nada-nada yang indah,
lembut dan berlirik halus dan mellow biasanya sering beralun ketika seseorang sedang
patah hati. Karena pada keadaan seperti ini music seolah menjadi mulut kedua mereka
untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi dan dirasakan oleh hatinya. Bukan hanya
musik yang lembut, terkadang bagi sebagian orang musik yang keras juga mampu menjadi
obat penenang bagi hatinya yang sedang resah dan gelisah. Karena music juga bicara
tentang selera. Maka dari itu ada banyak jenismusik di dunia ini.
http://www.yesheis.com/id/v/hidup-itu-seperti-musikdiakses
19 Mei 2015 10.30 WIB
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2011/06/06/semangat-pagi-hidup-ini-seperti-lagu-dan-lukisan-370677.html
https://morahkanugraha.wordpress.com/
0 komentar:
Posting Komentar